Menu
backlink profile

Backlink Profile, Apa Itu dan Bagaimana Berpengaruh pada SEO?

sandi 2 weeks ago 0

Backlink profile adalah tautan balik yang memberi informasi kepada mesin pencari tentang siapa Anda sebenarnya berdasarkan kualitas dan kuantitas tautan itu sendiri.

Ya, dalam hal ini tidak hanya kualitas dari website pemberi backlink, melainkan juga berapa banyak jumlahnya.

Semakin banyak yang membahas website Anda, artinya semakin bagus dan positif. Namun hal ini juga harus dibarengi dengan ketentuan orisinalitas berupa kualitas website profil.

Backlink profile tersedia banyak sekali, yang mana 100+ daftar website berkualitas dapat Anda lihat di backlink gratis ini.

Apa Itu Backlink Profile?

Secara definitif, profile backlink adalah daftar tautan dari website lain yang mengarah ke website Anda, dilakukan dengan mendaftar profil, menulis artikel, mengisi deskripsi, hingga informasi lainnya.

Termasuk di dalamnya anchor text, otoritas domain, serta relevansi website tersebut dengan website Anda.

Contoh paling mudahnya di website Medium. Anda akan membuat profil Medium terlebih dulu. Mengisi detail akun, deskripsi, tautan sosial, dan sebagainya.

Pada detail akun itu dapat menautkan website Anda, agar orang lain yang tertarik dengan tulisan yang Anda bagikan berkunjung ke website Anda sendiri.

Anda juga bisa menambahkan tautan aktif ke website Anda di dalam artikel. Meski menggunakan rel nofollow, masih terbukti cara ini dapat mendatangkan traffic.

Contoh backlink profile gratis lainnya masih sangat banyak. Seperti Telegraph, Tumblr, DevianArt, Google Site, Blogger, WordPress, dan lain-lain. Daftar lengkapnya bisa Anda lihat di 100+ backlink gratis.

Backlink Profile dan Pengaruhnya pada SEO Website

Secara garis besar, backlink dari website dapat memberi berbagai manfaat untuk meningkatkan peringkat dalam persaingan di SERP.

Analogikan seperti ini, Anda adalah seorang Kepala Desa Konoha. Ada warga yang membicarakan tentang kebaikan Anda, bahkan warga dari desa tetangga. Otomatis, fenomena tersebut meningkatkan nama baik Anda sebagai Kepala Desa Konoha yang bijaksana dan jujur misalnya.

Pak Camat melihat reputasi Anda yang sangat bagus, maka ia mencari Anda untuk mempercayakan proyek pembangunan jalan.

Dalam kasus di atas, Pak Camat adalah Google yang memandang website Anda. Itu adalah salah satu manfaat dari backlink profile yang baik.

Namun ada kejadian tak terduga, ternyata ada warga yang punya iri dan dengki sampai mati kepada Anda. Kemudian membicarakan tentang keburukan Anda. Pak Camat juga mendengarnya, lalu tidak jadi mempercayakan Anda memegang proyek pembangunan jalan.

Orang yang membicarakan keburukan Anda ini adalah backlink profile yang buruk.

Backlink yang buruk, justru dapat merusak reputasi website. Menurunkan peringkat di SERP, menurunkan traffic, hingga menghilangkan website dari ranah online.

Namun, apakah Anda sebagai Kepala Desa Kohona akan diam saja ketika ada yang memfitnah demikian? Tentu tidak, kan? Maka Anda bisa mengajukan Surat Keterangan Nama Baik ke Pak Camat dengan cara disavow.

Dari analogi di atas, beberapa pengaruh profile backlink antara lain:

  1. Meningkatkan reputasi di mata Google.
  2. Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA) bertambah.
  3. Mudah menang bersaing dengan website kompetitor.
  4. Mendapat peningkatan traffic organik.
  5. Memperoleh kepercayaan visitor dari informasi blog.
  6. Menjadi rujukan niche spesifik tertentu.
  7. Peluang meraup manfaat ekonomi lebih baik.
  8. Langkah preventif agar tidak masuk blacklist Google.

Indikator Backlink Profile Bagus dan Buruk

Melihat pengaruh profile backlink yang ternyata sangat vital untuk website, maka penting sekali untuk mempertimbangkan apakah Anda mendapat backlink yang bagus atau buruk.

Berikut adalah indikator untuk menilai kualitas backlink sesuai dengan perkembangan algoritma Google terbaru.

1. Profile Backlink Bagus

Backlink yang baik dan bagus memiliki ciri antara lain:

a) Relevansi

Backlink relevan dengan niche atau kategori pembahasan website Anda. Contohnya, Anda memiliki website yang berfokus pada niche hobi memancing ikan. Maka akan lebih bagus mendapat backlink dari blog yang relevan dengan pembahasan tersebut.

b) Anchor Text

Menggunakan anchor text yang berbeda. Anchor yang sama menjadi indikasi bahwa backlink tersebut spam. Alternatif lainnya, tidak menggunakan anchor text, ya, Anda bisa mempertimbangkan hanya pakai tautan telanjang. Misalnya: https://websitemancing,com.

c) Otoritas

Otoritas adalah bukti bahwa website tersebut pakar di bidangnya. Backlink yang berasal dari website dengan otoritas tinggi dan terkenal, itu adalah backlink bagus yang berkualitas.

d) Diversity

Dapatkan backlink dari berbagai sumber, tidak hanya di media sosial, tetapi juga blog, berita, edukasi, hingga PBN. Pelajari lebih lanjut apa itu PBN.

e) Traffic

Profile backlink dari website yang memiliki banyak traffic lebih memberi power yang lebih bagus, apalagi kalau memperoleh CTR klik tautan tinggi.

2. Profile Backlink Buruk

Backlink yang buruk memiliki ciri antara lain:

a) Tidak Relevan

Tidak ada relevansi antara website Anda dengan website lainnya. Misalnya website sastra yang mendapat tautan balik dari website programing.

b) Spam

Website berkualitas rendah ditandai dengan Spam Score tinggi, konten buruk, atau terlalu banyak iklan dari berbagai penyedia yang menutupi artikel. Misalnya seperti website AGC yang tidak jelas apa yang dibahas.

c) Anchor Seragam

Banyan anchor text yang sama justru menjadi penilaian buruk. Perhatikan bahwa lebih baik menggunakan anchor yang berbeda untuk setiap kata kunci pilihan.

d) Tidak Natural

Website yang baru berusia satu minggu, sudah memperoleh 10.000 tautan aktif, adalah kecerobohan dalam membangun backlink. Google menandai website tersebut, dan kemungkinan besar membinasakan di waktu yang tepat.

e) Broken Link

Semua sudah oke, namun ternyata anchor text mengandung link rusak (broken link). Google menganggap seolah-olah website Anda tidak serius diurus.

Backlink profile adalah tautan balik yang sangat penting, tetapi di sisi lain juga rentan. Oleh karenanya, perlu memilih backlink yang berkualitas, dan melakukan disavow backlink beracun.

Written By